Agama Buddha

Upasaka Bharadvaja

Shalat dan Ikan Asin

Ditulis oleh bharadvaja di/pada November 14, 2009

Sebuah post dari blog tetangga:
Masjid tempat saya Jum’atan – di Batan, jalan Taman Sari, Badnung – memiliki desain yang unik. Pas di bawah masjid adalah tempat makan karyawan. Ada tangga yang menghubungkan keduanya di sebelah kanan (dalam) masjid.

Ketika kita sedang asyik jumatan, kadang-kadang tercium bau makanan. Dan yang lebih serunya biasanya makanan mulai dipersiapkan menjelang jumatan usai … yaitu pas shalat dimulai.

Jadi … kadang pas sedang shalat tercium bau ikan asin. Hadoh … konsentrasi buyar. hi hi hi.

_______________________________________

Komentar Ratu Adil:
hehehe… yach… memang saat sedang shalat sulit untuk konsentrasi. dan memang tak mungkin.

karena otak sedang dipakai untuk menghafal. yaitu menghafal ayat dan doa selama shalat.

orang yang khusyuk solatnya bukanlah orang yang terkonsentrasi pikirannya, melainkan orang yang hafal banget dia. hehe.

hahaha.. hahaha… hahaha…

Mau tau konsentrasi dan cara membangkitkannya yang sebenarnya? datang ke blog saya.

ingat, pas belajarnya jangan sambil menghafal yang lain ya. hehe…

hahahaha… ahhahaha…

 

ikan_asin

3 Tanggapan ke “Shalat dan Ikan Asin”

  1. bharadvaja berkata

    Orang bisa berkonsentrasi untuk menghafal.
    Tapi tak ada orang yang sedang konsentrasi saat sedang mengulang hafalan shalat.

  2. bharadvaja berkata

    Karena mulut mengucap berbagai ayat quran, sedang hati/pikiran kuat berpikir tentang allah.

    itu baru konsentrasi jika mulut dan hati sama-sama tertuju pada ayat-ayat tersebut.

  3. bharadvaja berkata

    Karena itulah banyak sufi meninggalkan shalat, dan mulai mendalami shalat batin (shalat daim). dimana tak ada bacaan-bancaan quran disana, sehingga lebih mudah manunggal dengan allah.

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>